Apa Yang Terpikirkan Ketika Aku Sendiri? Sepasang Matamu

ilustrasi

Oleh: Jumardi Putra

Dari sepasang matamu aku belajar bahasa bunga. Sebagaimana aku bersukacita menghirup aroma wewangiannya, aku juga mesti siap terkena tusukan duri darinya.

**

Tersebab tidak semata laksana jendela, pada sepasang matamu adalah juga pintu-pintu, yang darinya aku bisa mengunjungimu dengan leluasa. Mata yang di dalamnya menyimpan kisah-kisah setua waktu.

**

Bila malam ini didera sepi, kau boleh meminjam riuh ingatanku, akan kuceritakan jika pada kedua telapak tanganmu pernah kutulis sajak-sajak cinta paling masyhur, yang belum pernah kau dapati dari pujangga lain di jagad ini.

**

Malam yang makin larut benar-benar tidak mudah dilalui bagi mereka yang dipisahkan. Mengingatmu membawaku pada sebuah kurun waktu dimana aku pernah berjuang ingin memilikimu. Berkali-kali jatuh dan tidak lantas membuatku menolak kehadiranmu. 

**

Hujan sudah berhenti. Aku khawatir kau juga akan begitu. Makin jauh dari penglihatanku. Pada setiap hujan kusediakan payung. Tidak untuk menolak kehadirannya. Melainkan aku ingin melihat dari jarak terdekat saat rerintik hujan jatuh perlahan di bucunya, lalu berlabuh di pipimu. Sanggupkah aku menjumlahkan rintik hujan di sabana pipimu? Bukan itu yang kutuju, karena jernih hujan tidak lain adalah bening matamu.

**

Dalam kesendirian aku belajar mengenali waktu. Ibarat angin yang tidak terelakkan beterbangan dan bahkan saat aku ingin menggenggamnya, tidak lantas membuatku mengutuknya. Kesendirian sebagai anugerah tidak lain adalah waktu paling nyaman yang menautkanku padamu di segala musim dan suasana.

**

Di puncak malam aku menyulam kata-kata. Sukar untuk tidak membayangkan hal-hal indah serta kisah mendebarkan lainnya. Selamat malam. Selamat menemukan sudut tepat untuk merengkuh pengertian yang melampaui makna harfiahnya. Waktu kerapkali dijadikan sebagai komoditi. Tidakkah ia adalah anugerah dan karenanya meniscayakan usaha memasukinya sampai pada lapis paling dasar? Kedirianku di tengah semua ini.


0 Komentar