Oleh: Jumardi Putra* Di lorong stasiun kereta, di tengah lalu-lalang manusia berjalan tergesa-gesa, kau berkata, "Sukma, tunggu aku beberapa purnama lagi. Kan kubawa sebentuk hatiku menggenapi rasa rindumu. Tunggu aku di s…
Read more »Oleh: Jumardi Putra* Hujan sudah berhenti. Aku khawatir kau juga akan begitu. Makin jauh dari penglihatanku. Datang hujan kusediakan payung. Tidak untuk menolak kehadirannya, melainkan aku ingin melihat dari jarak terdekat saat…
Read more »Oleh: Jumardi Putra Dari sepasang matamu aku belajar bahasa bunga. Sebagaimana aku bersukacita menghirup aroma wewangiannya, diriku juga mesti siap terkena tusukan duri darinya. ** Tersebab tidak semata laksana jendela, sep…
Read more »Oleh: Jumardi Putra* Bukan Semata Malam Itu Bukan semata malam itu yang kuingat, tapi sepasang matamu. Mata yang tak lekang oleh ranum rembulan. Mata yang peka pada segala kebaikan. Mata yang menerima segala tiba. // Bukan …
Read more »
Pembangunan Jambi